Senin, 24 Februari 2025

Rencana Gelar Karya Peserta Didik MI Miftahul Huda Tahun 2025

Rabu, 26 Februari 2025, MI Miftahul Huda Gumukagung Gintangan akan mengadakan Kegiatan Gelar Karya peserta didik kelas 1 hingga kelas 6 yang merupakan wujud nyata implementasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Profil Pelajar Rahmatan Lil Alamin (P5P2RA). Kegiatan tersebut menggunakan konsep pameran produk pembelajaran, unjuk permainan, gelar talenta siswa, dan bazaar, kegiatan ini dirancang untuk menampilkan hasil pembelajaran berbasis proyek yang mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila dan prinsip Rahmatan Lil Alamin. Tujuannya adalah menciptakan ruang bagi siswa untuk merefleksikan proses belajar sekaligus mengapresiasi potensi diri. Harapannya, kegiatan ini menjadi media evaluasi holistik atas perkembangan siswa, baik secara akademik, karakter, maupun spiritual. 

Pameran produk pembelajaran menjadi pusat kegiatan untuk memamerkan karya siswa hasil proyek P5P2RA, seperti kerajinan daur ulang, poster bertema kearifan lokal, atau presentasi solusi masalah lingkungan. Tujuannya adalah mengasah kemampuan kritis, kreatif, dan kolaboratif siswa sesuai Profil Pelajar Pancasila, sekaligus menanamkan kesadaran sebagai pelajar yang memberi manfaat bagi semesta (Rahmatan Lil Alamin). Harapannya, masyarakat yang hadir dapat melihat langsung bagaimana pembelajaran di MI Miftahul Huda tidak hanya berorientasi pada pengetahuan, tetapi juga pada pembentukan karakter dan kepedulian sosial. 

Di sana juga akan ada sesi unjuk permainan dan gelar talenta, siswa akan menampilkan permainan tradisional, drama bertema persatuan, serta pertunjukan seni seperti tilawah, kaligrafi, atau musik islami. Kegiatan ini bertujuan mengembangkan keberanian, kreativitas, dan rasa percaya diri siswa, sekaligus melestarikan budaya lokal dan nilai-nilai keislaman. Melalui panggung ini, diharapkan siswa belajar menghargai keberagaman, bekerja sama dalam tim, dan memahami peran seni sebagai sarana dakwah. Selain itu, penampilan ini diharapkan mempererat sinergi antara sekolah, orang tua, dan masyarakat dalam mendukung bakat anak. 


Bazaar yang akan diselenggarakan menampilkan produk hasil karya siswa, seperti makanan sehat, kerajinan tangan, dengan sebagian keuntungan disalurkan untuk kegiatan sosial. Tujuan bazaar adalah melatih jiwa kewirausahaan, tanggung jawab, dan kepekaan sosial siswa sesuai prinsip Rahmatan Lil Alamin. Harapannya, siswa tidak hanya belajar berbisnis, tetapi juga memahami makna berbagi dan kontribusi terhadap lingkungan sekitar. Bazaar juga diharapkan menjadi ajang silaturahmi antarwarga sekolah dan masyarakat, memperkuat kolaborasi untuk kemajuan pendidikan. 

Secara keseluruhan, Gelar Karya ini dirancang sebagai langkah strategis mewujudkan visi MI Miftahul Huda dalam mencetak generasi unggul yang berakhlak mulia, cerdas, dan bermanfaat bagi sesama. Melalui integrasi nilai-nilai Pancasila dan Rahmatan Lil Alamin, kegiatan ini diharapkan menjadi momentum transformasi pembelajaran yang lebih bermakna, serta menginspirasi seluruh pihak untuk terus mendukung pengembangan potensi siswa secara menyeluruh. Ke depannya, semoga Gelar Karya tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga menjadi fondasi bagi terciptanya ekosistem pendidikan yang berkelanjutan dan berdaya guna bagi masyarakat.

Share:

Jumat, 14 Februari 2025

Kegiatan Porseni MI Kecamatan Blimbingsari 2025

 



- Pembukaan Kegiatan  
KKM MI Kecamatan Blimbingsari sukses menyelenggarakan Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI) Madrasah Ibtidaiyah tingkat Kecamatan pada Rabu dan Kamis, 12-13 Februari 2025. Kegiatan ini merupakan ajang tahunan untuk mengembangkan bakat siswa di bidang seni dan olahraga sekaligus mempererat persaudaraan antarmadrasah se-Kecamatan Blimbingsari. Dengan semangat kompetisi yang sehat, seluruh peserta dari berbagai MI tampil memberikan yang terbaik, menciptakan atmosfer penuh keceriaan dan kebersamaan.  

- Perlombaan Cabang Seni (Hari Pertama)  
Pada hari pertama, Rabu, 12 Februari 2025, seluruh peserta berkompetisi dalam cabang seni. Berbagai kategori dilombakan, seperti menyanyi islami, Pidato tiga bahasa, melukis, dan baca puisi. Penampilan peserta memukau dewan juri dan penonton, menunjukkan kreativitas serta potensi seni yang luar biasa. Antusiasme siswa dan guru pendamping terlihat dari persiapan kostum, properti, dan latihan yang matang, menjadikan hari pertama Porseni penuh warna dan inspirasi.  

- Perlombaan Cabang Olahraga (Hari Kedua)  
Hari kedua, Kamis, 13 Februari 2025, menjadi puncak kompetisi cabang olahraga. Berbagai pertandingan seperti sepak bola mini, lari cepat, bulu tangkis, dan tenis meja digelar dengan semangat sportivitas tinggi. Peserta menunjukkan ketangkasan, kerja sama tim, dan daya juang yang mengagumkan. Sorak-sorai pendukung dari setiap madrasah turut memeriahkan suasana, membuktikan bahwa olahraga tidak hanya tentang kemenangan, tetapi juga membangun karakter disiplin dan pantang menyerah.  

- Penghargaan Juara Umum dan Penutupan  
MI Miftahul Huda Gumukagung Gintangan keluar sebagai Juara Umum Porseni 2025 dengan mengumpulkan 25 medali, terdiri dari 16 emas, 5 perak, dan 4 perunggu. Penyerahan piala dilakukan langsung oleh Pengawas Madrasah, Bapak Moh. Saerofi, S.Pd., yang mengapresiasi semangat seluruh peserta. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai wadah pengembangan diri siswa dan sarana membangun kebanggaan atas prestasi madrasah.  

- Refleksi dan Harapan  
Kegiatan Porseni MI Kecamatan Blimbingsari 2025 telah berjalan lancar berkat kolaborasi antar guru, siswa, dan pihak terkait. Prestasi MI Miftahul Huda Gumukagung Gintangan menjadi motivasi bagi madrasah lain untuk terus berinovasi dan berkompetisi secara sehat. Diharapkan, event ini akan semakin ditingkatkan kualitasnya di tahun mendatang, terus melahirkan bakat-bakat unggul yang membawa nama harum Kecamatan Blimbingsari di kancah lebih luas.  


Share:

Kamis, 13 Februari 2025

MI Miftahul Huda: Juara Umum Porseni Kecamatan dengan 25 Tropi Kebanggaan!

 


- Sambutan Gemilang  

MI Miftahul Huda, yang berlokasi di Dusun Gumukagung, Desa Gintangan, Kecamatan Blimbingsari, Banyuwangi, kembali menorehkan sejarah gemilang! Pada 12-13 Februari 2025
, kami berhasil meraih 25 tropi dalam ajang Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Tingkat Kecamatan. Prestasi ini mengukuhkan posisi kami sebagai Juara Umum sekaligus membuktikan dedikasi kami dalam menumbuhkan bakat unggul siswa. Sebuah pencapaian yang tidak hanya membanggakan keluarga besar MI Miftahul Huda, tetapi juga seluruh masyarakat Gumukagung.  


- Perjalanan Penuh Perjuangan  

Kesuksesan ini bukanlah hasil instan. Selama berbulan-bulan, siswa-siswi kami berlatih dengan tekun dibimbing guru dan dukungan orang tua. Dari pagi hingga sore, mereka mengasah kemampuan di berbagai bidang, mulai dari akademik, olahraga, hingga seni. Setiap tetes keringat dan semangat pantang menyerah menjadi kunci keberhasilan. “Ini bukti bahwa kerja keras dan kolaborasi antara siswa, guru, dan orang tua mampu menciptakan prestasi luar biasa,” ujar Kepala MI Miftahul Huda.  


- Ragam Prestasi yang Diraih  

Dari 25 tropi yang diperoleh, MI Miftahul Huda mencatatkan dominasi di berbagai kategori. Mulai dari lomba pidato bahasa Arab, Bahasa Inggris, bahasa Indonesia, tahfizh Al-Qur’an, hingga lomba Baca Puisi. Tidak hanya itu, siswa kami juga bersinar di bidang atletik seperti lari cepat, tolak peluru dan lompat jauh, bahkan catur kami raih. Keragaman prestasi ini mencerminkan komitmen kami dalam mengembangkan potensi siswa secara holistik, baik intelektual, fisik, maupun kreativitas.  


- Dampak bagi Komunitas dan Masa Depan  

Kemenangan ini menjadi energi positif bagi seluruh warga sekolah. MI Miftahul Huda kini semakin dikenal sebagai lembaga pendidikan yang unggul dan berprestasi di Kecamatan Blimbingsari. Prestasi ini juga memacu semangat kami untuk terus berinovasi dalam kurikulum dan program pengembangan siswa. “Ini baru awal. Kami ingin menjadi inspirasi bagi sekolah lain dan mencetak generasi yang berakhlak mulia serta berdaya saing global,” tambah Kepala Sekolah.  


- Ajakan untuk Bergabung dan Bersinergi  

Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung perjalanan ini. Bagi orang tua yang ingin anaknya berkembang dalam lingkungan pendidikan berkualitas, bergabunglah dengan MI Miftahul Huda! Bersama, kita wujudkan generasi cerdas, berkarakter, dan berprestasi. Mari sambut masa depan gemilang dengan menjadi bagian dari keluarga besar MI Miftahul Huda. Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut!  


#MIMiftahulHudaBerkarya #JuaraUmumPorseni2023 #SekolahUnggulanBanyuwangi  


Share:

Jumat, 07 Februari 2025

LIVE 🔴 ISTIGHOTSAH DAN DHUHA JAMAAH. JUMAT 07 FEBRUARI 2025




Selamat datang di siaran langsung kegiatan keagamaan MI Miftahul Huda Gumukagung Gintangan. Pada kesempatan kali ini, kami menyelenggarakan istighosah dan sholat dhuha berjamaah yang diikuti oleh seluruh siswa, guru, dan staf madrasah. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat iman dan taqwa, serta menanamkan nilai-nilai spiritual kepada para siswa. Mari bergabung bersama kami dalam doa dan ibadah, serta rasakan suasana khusyuk dan kebersamaan yang penuh berkah. Jangan lupa untuk menyukai, berkomentar, dan membagikan video ini agar semakin banyak yang dapat merasakan manfaat dari kegiatan ini. 

#Istighosah #SholatDhuha #MI_MiftahulHuda #GumukagungGintangan #KegiatanKeagamaan #LiveStreaming

Semoga siaran langsung ini bermanfaat dan menjadi sarana untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT. Terima kasih telah bergabung bersama kami.




 

Share:

Rabu, 05 Februari 2025

Kegiatan Perdana Sanggar Lukis Madrasah Miftahul Huda



Hari ini, Sanggar Lukis Madrasah Miftahul Huda menggelar kegiatan perdana pelatihan melukis bagi siswa-siswi MI Miftahul Huda. Suasana ceria dan penuh semangat terpancar dari ruang kreatif yang dihiasi kanvas, cat air, dan kuas warna-warni. Sebanyak 30 anak hadir dengan mata berbinar, siap mengeksplorasi dunia seni lukis. Pak Rifki, pelukis berpengalaman yang menjadi pemandu acara, membuka sesi dengan perkenalan interaktif, mengajak peserta menyelami keindahan seni melalui cerita inspiratif. Antusiasme siswa langsung terlihat saat mereka duduk rapi di depan meja lukis, menunggu arahan pertama.  

Di bawah bimbingan Pak Rifki, anak-anak diajak memahami dasar-dasar melukis, mulai dari teknik memegang kuas, mencampur warna, hingga membuat sketsa sederhana. Dengan sabar, Pak Rifki mendemonstrasikan langkah-langkah dasar sambil berkeliling memastikan setiap peserta memahami instruksinya. Suara tawa riang dan celotehan penuh rasa ingin tahu kerap terdengar saat mereka mencoba menerapkan teknik tersebut. Beberapa siswa bahkan tak sabar mencoretkan imajinasi mereka di atas kertas, menciptakan bentuk-bentuk unik yang mencerminkan dunia polos anak-anak.  

Kegiatan semakin seru ketika Pak Rifki mengajak siswa membuat lukisan bertema *"Alam Sekitarku"*. Dengan bebas, anak-anak menuangkan ide tentang pegunungan, sawah, atau hewan peliharaan menggunakan warna-warna cerah. Ada yang menggambar bunga dengan detail kelopak berlapis, ada pula yang berani mencampur warna tak biasa untuk langit senja. Pak Rifki terus memotivasi mereka, "Tak ada yang salah dalam seni, yang ada hanya keberanian berekspresi!" Kalimat itu seolah membebaskan keraguan mereka, membuat kanvas-kertas semakin dipenuhi kreativitas.  

Selain melatih keterampilan, kegiatan ini juga menjadi ajang kolaborasi. Siswa saling berbagi cat, meminjamkan kuas, atau memberi pujian atas karya teman. Beberapa guru yang ikut mendampingi turut tersenyum melihat interaksi hangat ini. Tak jarang, Pak Rifki mengajak mereka berdiskusi kecil tentang makna di balik gambar yang dibuat, melatih kemampuan berpikir dan komunikasi. Ruang sanggar yang awalnya hening perlahan berubah menjadi galeri mini penuh cerita, di mana setiap lukisan merefleksikan kepolosan dan imajinasi tanpa batas.  

Kegiatan perdana ini ditutup dengan pameran kecil-kecilan, di mana setiap siswa mempresentasikan karyanya di depan kelas. Rasa bangga terpancar dari raut wajah mereka, apalagi saat Pak Rifki memberikan apresiasi untuk semua usaha yang telah dilakukan. Kepala Madrasah, Bu Siti, menyampaikan harapannya agar sanggar lukis ini menjadi wadah pengembangan bakat sekaligus ruang menyenangkan untuk belajar. Dengan semangat baru, siswa-siswi MI Miftahul Huda pulang membawa karya pertama mereka, siap menantikan sesi pelatihan berikutnya yang dipastikan akan lebih seru dan bermakna.



Share:

Selasa, 04 Februari 2025

PERMAINAN YANG MENYENANGKAN







Kegiatan Pembelajaran Kelas 4: Tema Permainan Tradisional

Kegiatan pembelajaran bertema permainan tradisional dirancang untuk memperkenalkan siswa pada warisan budaya sekaligus mengembangkan keterampilan sosial, fisik, dan kognitif. Melalui tema ini, siswa diajak memahami nilai-nilai kerjasama, sportivitas, dan kreativitas yang terkandung dalam permainan seperti Kompas dan Blok terpadu. Tujuan utama kegiatan ini adalah menumbuhkan apresiasi terhadap budaya lokal, melatih kemampuan berpikir strategis, serta meningkatkan interaksi positif antar siswa.  

Kegiatan dimulai dengan pengenalan berbagai permainan tradisional melalui cerita, gambar, atau video singkat. Siswa diajak berdiskusi tentang aturan, alat yang digunakan, serta makna filosofi di balik setiap permainan. Selanjutnya, mereka dibagi ke dalam kelompok untuk mempraktikkan permainan secara langsung. Tahap ini melibatkan aktivitas fisik yang mendorong motorik kasar dan halus, sekaligus melatih koordinasi mata-tangan serta kecepatan reaksi.  

Setelah bermain, siswa melakukan refleksi kelompok tentang tantangan yang dihadapi, seperti menyusun strategi atau menjaga kekompakan tim. Guru memandu diskusi untuk menghubungkan pengalaman bermain dengan nilai-nilai kehidupan, seperti pentingnya komunikasi dan menghargai perbedaan pendapat. Kegiatan ini juga mengintegrasikan pelajaran IPS (sejarah permainan), PJOK (gerak fisik), dan Seni Budaya (membuat alat permainan dari bahan daur ulang).  

Manfaat bagi peserta didik meliputi peningkatan rasa percaya diri, kemampuan memecahkan masalah, serta penguatan ikatan sosial melalui kerja tim. Permainan tradisional juga menjadi media menyenangkan untuk mengurangi ketergantungan pada gadget. Selain itu, siswa belajar menghargai warisan leluhur dan melihat bahwa pembelajaran tidak selalu harus dilakukan di dalam kelas.  

Kegiatan ditutup dengan presentasi karya alat permainan buatan siswa dan refleksi individu tentang pelajaran yang dipetik. Melalui tema ini, diharapkan siswa tidak hanya terampil bermain, tetapi juga menjadi generasi yang aktif, kreatif, dan bangga akan budaya Indonesia.

Share:

DIBUKA SANGGAR LUKIS MADRASAH

INFO GRAFIS

Salurkan Bakat Minat Melukis dan Kaligrafi Peserta didik MI Miftahul Huda Gumukagung Gintangan dengan melalui pembelajaran yang lebih intensif di Sanggar Lukis Madrasah.

MI Miftahul Huda Gumukagung Gintangan telah membuka program baru untuk mengembangkan bakat dan minat peserta didik dalam bidang melukis dan kaligrafi. Program ini bertujuan untuk memberikan wadah bagi siswa yang memiliki ketertarikan dalam seni visual, khususnya lukisan dan kaligrafi. Dengan dibukanya sanggar lukis ini, sekolah berharap dapat menciptakan lingkungan yang mendukung kreativitas siswa serta mengasah kemampuan seni mereka sejak dini. Program ini juga sejalan dengan visi sekolah untuk membentuk peserta didik yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki keterampilan seni yang mumpuni.

Tujuan utama dari dibukanya sanggar lukis dan kaligrafi ini adalah untuk mengembangkan potensi seni yang dimiliki oleh setiap siswa. Melalui kegiatan ini, siswa diajak untuk mengekspresikan diri melalui goresan kuas dan pena, sehingga mereka dapat menemukan jati diri dan meningkatkan kepercayaan diri. Selain itu, program ini juga bertujuan untuk melestarikan seni kaligrafi sebagai bagian dari warisan budaya Islam yang kaya akan nilai estetika dan spiritual. Dengan demikian, siswa tidak hanya belajar teknik melukis, tetapi juga memahami makna dan filosofi di balik setiap karya seni yang mereka buat.

Manfaat yang diperoleh oleh anggota sanggar lukis dan kaligrafi ini sangat beragam. Pertama, siswa akan memiliki kemampuan untuk mengembangkan kreativitas dan imajinasi mereka secara maksimal. Kedua, kegiatan ini dapat menjadi sarana untuk mengurangi stres dan meningkatkan konsentrasi, karena melukis dan membuat kaligrafi membutuhkan ketenangan dan fokus. Ketiga, siswa akan belajar tentang disiplin dan kesabaran, karena proses menciptakan sebuah karya seni membutuhkan waktu dan ketekunan. Selain itu, mereka juga akan memiliki kesempatan untuk mengikuti berbagai lomba dan pameran seni, yang dapat meningkatkan prestasi dan pengalaman mereka.

Program ini juga memberikan dampak positif bagi lingkungan sekolah. Dengan adanya sanggar lukis dan kaligrafi, suasana sekolah menjadi lebih hidup dan penuh warna. Karya-karya siswa dapat dipajang di berbagai sudut sekolah, menciptakan atmosfer yang inspiratif dan memotivasi siswa lain untuk turut serta dalam kegiatan seni. Selain itu, program ini juga dapat mempererat hubungan antar siswa, karena mereka akan bekerja sama dalam proses belajar dan menciptakan karya bersama. Hal ini tentu saja akan menumbuhkan rasa kebersamaan dan saling menghargai di antara peserta didik.

Secara keseluruhan, pembukaan sanggar lukis dan kaligrafi di MI Miftahul Huda Gumukagung Gintangan merupakan langkah positif dalam mendukung perkembangan seni dan kreativitas siswa. Program ini tidak hanya memberikan manfaat bagi peserta didik yang memiliki bakat dalam bidang seni, tetapi juga berkontribusi dalam menciptakan lingkungan sekolah yang lebih dinamis dan berwawasan luas. Dengan dukungan dari guru, orang tua, dan masyarakat, diharapkan program ini dapat terus berkembang dan melahirkan seniman-seniman muda berbakat di masa depan.

untuk bergabung di Sanggar Lukis Madrasah cukup mudah, ikuti setiap kegiatannya di Group WA 

https://chat.whatsapp.com/EJrjz1Bjx9T59uaJkUxYo8

dan ikuti kelasnya, mari kita raih keksuksesan bersama-sama



 

Share: